manfaat dari permainan engklek-inkling-sondah-sundamanda

Sejatinya setiap permainan tradisional itu mempunyai manfaat yang jauh lebih besar di bandingkan permainan modern. berikut ini ulasan berbagai manfaat di lihat dari berbagai sudut pandang.



Nilai deteksi dini untuk mengetahui anak yang mempunyai masalah.
Hal ini sesuai dengan pendapat Hurlock (1991) bahwa bermain bisa mencerminkan bagaimana penyesuaian diri anak.

Nilai untuk perkembangan fisik yang baik.
Pada permainan Engklek/sondah banyak terdapat gerakan-gerakan, bisa dikatakan dengan memainkan engklek anak-anak telah melakukan olar raga sehingga mendapatkan tubuh yang sehat.

Nilai untuk kesehatan mental yang baik
Nilai untuk kesehatan mental yang baik, yaitu: membantu anak untuk mengkomunikasikan perasaannya secara efektif dengan cara yang alami, mengurangi kecemasan, pengendalian diri, pelatihan konsentrasi.

Nilai problem solving
Sutton & Smith (dalam Hughes, 1999) bermain mempunyai fungsi problem solving yang dapat ditransfer dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan nyata.
Beberapa permasalahan yang harus dihadapi anak dalam bermain engklek mencakup bagaimana anak harus mengambil keputusan untuk menentukan pilihan tempat untuk dilempar, membuat strategi untuk memenangkan permainan, mencoba menyelesaikan masalah ketika ada konflik dengan teman.

Nilai social
Menurut Santrock (2000) syarat permainan games pesertanya lebih dari satu orang. engklek adalah permainan yang dimainkan lebih dari satu orang sehingga anak-anak mau tidak mau pasti berkomunikasi dengan teman mainnya

Hasil Kajian yang diteliti Dra. Winiarti, M.Si




Macam arena permainan sondah/engklek


permainan yang biasa kita sebut Engklek (jawa), Sondah (sunda), cak engkle (palembang), enge-enge (manado). permainan ini memiliki perkembangan di berbagai daerah sehingga mempunyai bentuk arena yang berbeda beda berikut ini adalah sebagain dari bntuk arena perrmainan sodah/engklek/cak engkle atau yang lainya






KIsah dibalik permainan engklek/ingkling


Sebenarnya setiap permainan anak tradisional yang berkembang di indonesia itu memiliki riwayat, kisah, makna maupun tujuan di balik adanya permainan tradisional. Hanya saja kadang kita hanya melihat dengan sebelah mata sehingga lambat laun berbagai permainan anak tersebut mulai di lupakan. berikut sedikit pesan yang terkadung dari permainan engklek/ingkling.

Isi legenda mengisahkan usaha orang-orang membendung sungai Kacangan agar airnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber pengairan bagi sawah dan ladang di desa tersebut. Ide pembendungan sungai berasal dari seorang Kiyai di desa tersebut.

Beliau melihat kekeringan yang melanda desa dan kesulitan ekonomi akibat sulit menanam padi dan tanaman lain untuk kebutuhan sehari-hari. Keadaan tanah desa yang berada di atas sungai kacangan menyebakan kesulitan pengairan. Oleh sebab itu, Kyai bersama seluruh masyarakat bergotong royong membendung sungai dan membuat irigasi.

Akhirnya, desa mampu menanam padi dan pohon palawija lain untuk kebutuhan sehari-hari. Sampai saat ini, masyarakat dapat mengairi sawah, ladang, dan kolam. Irigasi tersebut sekarang menjadi sebuah sungai yang konon dapat mendatangkan banyak rejeki. Ada kisah, barang siapa yang mandi di sungai tersebut, ia akan awet muda.